Penduduk, Angkatan Kerja, Dan Masalah Ketenagakerjaan

NAMA                        : Putri Anjeliana Permatasari

NBI                             : 1212000140

KELAS                       : Bussines Relationship (F)

DOSEN PENGAJAR : Angga Dutahatmaja, S.Kom., M.M.

Penduduk, Angkatan Kerja, Dan Masalah Ketenagakerjaan

Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Tenaga kerja sebagai penduduk yang sudah memasuki usia 15 tahun atau lebih. Undang-Undang menjelaskan bahwa anak yang berumur antara 13 tahun sampai 15 tahun dapat dipekerjakan dan tidak mengganggu perkembangan dan kesehatan fisik, mental dan sosial.

Kesempatan kerja adalah suatu keadaan di mana peluang kerja tersedia bagi para pencari pekerja. Kesempatan kerja merupakan pertemuan antara permintaan tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja.

Tenaga kerja = Angkatan kerja + Bukan angkatan kerja

Tenaga kerja dikelompokkan sebagai berikut :

A.    Angkatan kerja (labor force), tenaga kerja yang siap, mampu dan berkinginan atau bersedia untuk bekerja jika dapat kesempatan kerja. Angkatan kerja yang sudah mendapat pekerjaan disebut pekerja, sedangkan yang sedang mencari atau belum mendapat pekerjaan disebut pengangguran. Pengangguran adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan, atau orang yang tidak bekerja dan masih atau sedang mencari pekerjaan.

Angkatan kerja = Pekerja + Pengangguran

B.    Bukan angkatan kerja, tenaga kerja yang tidak bekerja, tidak mempunyai pekerjaan dan sedang tidak mencari pekerjaan. Tenaga kerja yang bukan angkatan kerja dibedakan menjadi penduduk dalam usia kerja yang sedang bersekolah atau kuliah, mengurus rumah tangga (tanpa mendapat upah), serta menerima pendapat lain.

Bukan angkatan kerja = Siswa / mahasiswa + ibu rumah tangga + penerima pendapatan lain.

Ruang lingkup hubungan industrial mencakup masalah penduduk dan angkatan kerjanya. Angkatan kerja terkait dengan penduduk karena penduduk merupakan sumber angkatan kerja. Penduduk menjadi sasaran utama pembangunan nasional dalam bentuk peningkatan kesejahteraan baik material maupun spiritual.  

            Dari tahun ke tahun jumlah angkatan kerja mengalami kenaikan. Komponen penduduk bekerja pada sektor informal terdiri dari penduduk bekerja dengan status berusaha sendiri, pekerja bebas di pertanian, pekerja bebas di non pertanian dan pekerja keluarga / tidak dibayar.

Permasalahan Ketenagakerjaan di Indonesia, struktur umum pendidikan dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu :

·       Umur muda, di bawah 15 tahun.

·       Umur produktif, usia 15-64 tahun.

·       Umur tua, usia 65 tahun ke atas.

Penduduk Indonesia masih digolongkan sebagai penduduk muda, tidak ada kondisi yang sangat ekstrem, seperti peperangan. Dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi, maka laju pertumbuhan angkatan kerjanya juga cukup tinggi. Indonesia masih banyak mengalami masalah kependudukan, ketenagakerjaan dan kualitas penduduk. Penduduk yang besar dengan kualitas penduduk yang rendah menyebabkan penduduk menjadi beban bagi pertumbuhan ekonomi dan bukan pemacu. Ketergantungan penyediaan lapangan kerja yang banyak mengandalkan pengusaha yang menanamkan modal menjadi masalah yang serius dalam permasalahan ketenagakerjaan nasional karena banyak lapangan pekerjaan yang dapat diciptakan di bidang pertanian dan kelautan yang sebenarnya menjadi “soko guru” ekonomi bangsa.

            Tenaga kerja merupakan faktor penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Bentuk masalah ketenagakerjaan yang sering dihadapi oleh pemerintah.

·       Tingkat pengangguran yang tinggi, orang-orang yang mempunyai kualitas rendah akan menganggur, dan disebabkan karena kualitas tenaga kerja.

·       Meningkatnya angkatan kerja, menyebabkan masalah pengangguran karena bertambahnya lapangan kerja dan meningkatkan angkatan kerja.

·       Mutu tenaga kerja yang rendah, mengakibatkan kesempatan kerja semakin kecil dan terbatas.

·       Penyebaran tenaga kerja yang tidak merata, kondisi ini menimbulkan dampak banyaknya pengangguran, pembangunan akan terhambat karena kekurangan tenaga kerja untuk mengolah sumber daya alam yang ada.  

 https://www.untag-sby.ac.id/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RISET PASAR, PENGEMBANGAN PRODUK DAN LAYANAN, PENENTUAN HARGA DAN STRATEGI HARGA, DISTRIBUSI DAN SALURAN PEMASARAN, PROMOSI DAN KAMPANYE PEMASARAN PADA PENJUALAN PRODUK BRAND IMPLORA DI TOKO BELIA COSMETIC

PEMASARAN INTERNASIONAL PRODUK MAKE OVER

Nilai Pelanggan dan Pemilihan Pelanggan