Pengelolaan Strategi Hubungan Bisnis
NAMA : Putri Anjeliana Permatasari
NBI : 1212000140
KELAS : Bussines Relationship (F)
DOSEN PENGAJAR : Angga Dutahatmaja, S.Kom., M.M.
Pengelolaan Strategi Hubungan Bisnis
v A. Strategi dalam Manajemen Hubungan Bisnis sebagai Tugas Antara Kompetitif dan Strategi Pemasaran
Keputusan yang dibuat
dalam pengelolaan hubungan bisnis berdampak signifikan terhadap kelangsungan
ekonomi perusahaan. Ada dua alternatif mendasar untuk mencapai keunggulan
kompetitif: Pemasok dapat menawarkan pelanggannya solusi yang lebih murah atau
lebih baik untuk suatu masalah. Konsep-konsep ini disebut sebagai kepemimpinan
harga dan kepemimpinan kualitas. Keputusan strategis dalam manajemen hubungan
bisnis, tergantung pada manifestasinya, ditempatkan di antara dua interpretasi
strategi. Keputusan dalam rangka manajemen hubungan bisnis memberikan
kontribusi yang signifikan untuk mengejar berbagai pilihan mengenai strategi
bersaing atau bahkan mengaktifkannya di tempat pertama. Keputusan terkait
strategi bersaing berdampak pada penerapan manajemen hubungan bisnis, sehingga
memengaruhi strategi pemasaran.
v B. Keunggulan Kompetitif dalam Konteks Manajemen Hubungan Bisnis
Keunggulan pemasok, menggambarkan dimensi efisiensi dari keunggulan kompetitif. Pemasok memiliki keunggulan ketika mampu secara ekonomis memberikan keuntungan bagi pelanggan. Pemasok harus mendapat untung dalam jangka pendek. Dalam jangka panjang, keuntungan harus lebih besar untuk dapat mempertahankan keunggulan kompetitif. Hubungan bisnis adalah konsekuensi dari transaksi yang memiliki hubungan internal satu sama lain. Untuk dapat membahas keunggulan kompetitif dengan baik, penting untuk mengetahui sudut pandang pemasok dan pelanggan, hubungan bisnis tersebut merupakan hubungan de facto atau hubungan yang direncanakan.
v C. Analisis Strategis dalam Konteks Business Relationship Management
Pelanggan dan pemasok berada dalam hubungan bisnis yang sebenarnya pada saat mereka memasuki fase bertahan. Komitmen mitra satu sama lain ditentukan oleh nilai hubungan dan biaya peralihan untuk pelanggan dan oleh nilai seumur hidup pelanggan dan biaya peralihan untuk pemasok. Alasan yang dibuat oleh pemasok mencakup kustomisasi layanan/produk, layanan terkait produk, program loyalitas, atau penguncian sistem. Alasan yang dikaitkan dengan pertukaran berulang khususnya variabel relasional seperti kepuasan pelanggan, kepercayaan dan proses yang mapan dalam menyelesaikan transaksi.
https://www.untag-sby.ac.id/
Komentar
Posting Komentar